1000 CCTV Akan Awasi Aksi Penjahat dan Kecelakaan di Kabupaten Malang

Sebanyak 1.000 CCTV di Kabupaten Malang mulai diintegrasikan dengan Command Center Polres Malang.

Hal itu dilakukan untuk mengawasi tindak kejahatan dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Malang.

Wakapolres Malang, Kompol Decky Hermansyah menjelaskan CCTV yang diintegrasikan tersebut merupakan CCTV milik masyarakat ataupun instansi lain.

Command Center tersebut memungkinkan Polres Malang tahu atau bisa merekam setiap kondisi atau kejadian yang terjadi melalui CCTV.

“Dengan CCTV terintegrasi dengan Command Center, kejadian yang terjadi akan terekam serta terlihat dan cepat ditindaklanjuti.”

“Bila terjadi kejahatan atau kecelakaan bisa langsung diproses,” kata Deky Hermansyah kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (22/2/2018).

Polres Malang berharap warga yang memiliki CCTV bersedia memberi akses  CCTV yang dihadapkan ke jalan untuk diintegrasikan dengan Command Center.

Artinya, tidak semua CCTV milik masyarakat diintegrasikan dengan Command Center.

“Pemilik CCTV tidak perlu khawatir kalau sudah terintegrasi dengan Command Cender bisa digunakan mengawasi kegiatannya.”

“Hanya satu titik CCTV yang diintegrasi, dan CCTV lain tidak diintegrasi,” ucap Deky Hermansyah.

Deky Hermansyah mengakui kebutuhan kamera pengawas sangat diperlukan, terutama untuk pengawasan jalan protokol.

“Di tempat tersebut harus ada CCTV yang terpasang dan terintegrasi dengan Command Center,” ucap Deky Hermansyah.

Dengan 1.000 CCTV terintegrasi dengan Command Center, aksi kejahatan dipastikan akan bisa ditekan.

Sebab, aksi penjahat kemungkinan besar akan terekam CCTV.

“Ini demi keamanan masyarakat. Polisi tidak bisa apa-apa tanpa ada peran masyarakat,” tutur Deky Hermansyah.

sumber: (suryamalang)